Bloglovin Google+ Facebook Twitter Image Map

26 May 2015

Review Film: Tomorrowland (2015)

Pict from here
Sabtu, 23 Mei 2015, kemarin aku sama mas pacar dibayarin nonton film gitu dalam rangka pembubaran panitia penerimaan mahasiswa baru tahun kemaren XD Well, sebenernya sih nontonnya bareng-bareng sama eks panitia lain, tapi anggaplah ini nge-date berdua biar cocok sama nuansa malem minggu LOL.

Kami nonton di bioskop baru di Cikarang (CIE!), Cinemaxx Orange County. Sampe di bioskop, aku malah kejer minta nonton Pitch Perfect 2 XD Aku kaget Pitch Perfect 2 udah now showing aja. Tapi, ya, gimana lagi, tiket udah dibeli dan namanya juga gratis, yaudahlah ya. Aku nenangin diri dan mencoba menerima kenyataan nonton Tomorrowland.

Jadi, gimana dengan Tomorrowland? Apa Manda tambah menyesal setelah nonton itu? 
***
Pict from here
Tomorrowland adalah film garapan Disney. Film ber-genre science fiction-adventure ini dibintangi oleh George ClooneyHugh Laurie, Britt Robertson,dan Raffey Cassidy.

Secara keseluruhan, Tomorrowland bercerita tentang perjalanan dua orang yang sama-sama jenius, Frank dan Casey, ke dimensi lain yang bernama Tomorrowland. Mereka berdua sampai ke dimensi tersebut karena Athena, seorang robot dari Tomorrowland yang bertugas untuk merekrut orang-orang yang jenius dan optimis. 

Seperti film-film Disney sebelumnya, Tomorrowland juga seakan diniatkan untuk mentransfer energi positif berikut pesan moral untuk penontonnya. Dalam dialog-dialognya banyak disinggung isu-isu lingkungan, kesenjangan sosial, dan bahkan politik. 

Manusia merusak bumi karena hanya memikirkan hidup mereka hari ini. Itu pesan paling menyentil buatku. 

Meski sarat pesan moral, nggak berarti film ini membosankan. Ada selipan-selipan humor yang bikin keselek XD meskipun menurutku masih kurang banyak. Britt Robertson sebagai karakter utama sangat membantu dalam membuat alur cerita ini berjalan cepat dan karakter yang dia mainkan bener-bener bikin jatuh cinta. 

Sayangnya, ending film ini kurang greget. Agak... Nggak seimbang aja sama jalannya film yang udah spektakuler banget -_- Ya, ini selera mungkin XD Tapi, menurutku sih gitu. Kayak, "Udah gitu doang?" 

Menurut aku, film ini cocok ditonton untuk kalian yang lagi suntuk, bosen, jenuh, dan nggak semangat. Setelah nonton film ini, efeknya di aku sih jadi pengen lebih lebih lebih produktif lagi, nggak buang-buang waktu, dan yang pasti sebisa mungkin membantu menjaga bumi.
***

Jadi, Manda nyesel nggak?

NGGAK! Filmnya bagus!

Oh, ya, ada satu quote yang super banget di film ini, 

"Mereka yang belum menyerah, merekalah masa depan."

Quote-nya minta banget ditempel di tembok kamar, ya, kan? ;)

20 May 2015

Tentang Cinta yang Kausangka Selamanya

Pict from here

Hati itu lugu.
Setiap kali jatuh cinta, ia sangat percaya itu akan selamanya.
...
Tapi hati tidak diciptakan untuk dapat membaca hati lain.
Dan selamanya sungguh terlalu lama.

7 July 2014

Tentang Hujan yang (Ternyata) Tidak Selamanya

Pernah nggak berpikir hujan akan turun sangat sangat sangat lama, tetapi kemudian, dalam waktu yang sangat cepat, kamu merasa hujan sudah berhenti?

Meski di luar tetap hujan.